BERITA

14 Mei 2019 - 09:24 WIB | dibaca : 43 x

Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana

Bupati Ajak Masyarakat Berantas Berita Hoax


Teks foto : Amril Mukminin Beserta Para Pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis Memberikan Santunan Kepada Anak Yatim, Kaum Dhuafa, Memberikan Sembako dan Bantuan Untuk Masjid, di Masjid Al Mujahidin Desa Tanjung Leban, Senin (13/5)
BANDAR LAKSAMANA, HUMAS - Pada Ramadhan ke-9, Bupati Bengkalis Amril Mukminin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni Amril melakukan shalat sunah tarawih berjama'ah dengan masyarakat Desa Tanjung Leban, di Masjid Al Mujahidin, Senin (13/5/2019).
 
Kedatangan Kepala Daerah Bengkalis tersebut dalam rangka safari ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana.
Dalam kunjungan Bupati Bengkalis di Kecamatan Bandar Laksamana tersebut, ia juga memberikan santunan kepada anak yatim, kaum dhuafa, memberikan sembako, dan bantuan untuk masjid.
 
Orang nomor satu pada Kabupaten Bengkalis tersebut, memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Bandar Laksamana yang telah bersama dan mengawal kelancaran pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 ini.
"Terimakasih kepada seluruh masyarakat di Bandar Laksamana ini. Kita semua harus kawal Pemilu serentak ini hingga proses penghitungan suara berakhir," ujar Amril Mukminin.
 
Lebih lanjut, Kepala Daerah Bengkalis juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang hadir di Masjid Al Mujahidin untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan setelah berlangsungnya Pemilu serentak 2019.
"Kalau kemarin ada pertikaian antar masyarakat, ya sudahilah. Kita ini satu bangsa, satu negara, satu tanah air, untuk apa kita bertengkar hanya karena berbeda pilihan. Ingat bangsa Indonesia ini memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika, walaupun kita berbeda pilihan kita tetap satu warga negara," tutur Bupati Bengkalis.
 
Kemudian, Bupati juga menginginkan kepada masyarakat untuk tidak mudah termakan isu sara dan berita hoax yang tengah menjadi perbincangan hangat pada saat ini.
 
"Berita yang telah beredar itu, dicek terlebih dahulu, difilter dahulu, jangan mudah langsung percaya pada berita tersebut. Karena sekarang ini banyak kelompok yang berusaha untuk memecah persatuan antar masyarakat," pesan Amril Mukminin.