Berita145 Pejabat Eselon III dan IV Pemda Bengkalis Dimutasi

145 Pejabat Eselon III dan IV Pemda Bengkalis Dimutasi

Repost on : 08/07/2011 11:09 WIB | 450x
Foto -

BENGKALIS - Untuk kesekian kalinya, kendali pemerintahan Kabupaten Bengkalis oleh Bupati H Herliyan Saleh- Suayatno lakukan perombakan kabinet. Hal ini dilakukan sebagai proses penyegaran dan hasil evaluasi kinerja sejumlah pejabat setempat. Sedikitnya, 145 pejabat Eselon dari III dan IV menduduki posisi yang baru (mutasi) di Pemerintahan Daerah Kabupaten Bengkalis.

Pelantikan dipimpin Wakil Bupati Bengkalis Suayatno, Jum’at (8/7/11) di lantai IV Kantor Bupati Bengkalis juga dihadiri sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemda Bengkalis. Ratusan pejabat yang dimutasi tersebut antara lain 39 pejabat pada posisi Eselon III dan 106 menduduki pejabat Eselon IV.

Dalam arahannya Wakil Bupati Bengkalis, Suayatno mengingatkan ada delapan point yang harus menjadi perhatian pejabat yang baru dilantik. Pejabat harus segera melakukan penyesuaian dengan tempat tugas baru. Pejabat baru juga harus mampu menggerakkan organisasi, prilaku harus dapat memberikan tanggapan terhadap perubahan kebijakan-kebijakan yang khusus berkaitan dengan pelayanan masyarakat.

Selanjutnya Wabup juga mengingatkan, pejabat yang selesai dilantik harus mampu memberdayakan bawahan secara optimal, berprinsip menanamkan sifat efisiensi dan memberikan pilihan yang lebih penting dari satu pekerjaan.

“Dalam fungsi pengawasan juga harus menjadi prioritas bagi seorang pemimpin.Sehingga tolok ukur dan evaluasi staf tepat guna dan berdaya guna bagi organisasi,” ujarnya.

Ditambahkan Wabup, pejabat yang diberikan tugas juga harus mampu merealisasikan anggaran yang telah ditetapkan, baik secara fisik maupun keuangan. Dan pejabat juga diminta secara bersama menciptakan pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih.

“Tidak ada alasan kita untuk menghindar dari bekerja yang harus profesional dan transparan. Mari kita isi dengan semangat kebersamaan dengan niat yang ikhlas demi Allah SWT dalam pekerjaan kita. Karena kita masih ada PR yang harus dikerjakan yaitu bagaimana cara mengentaskan kemiskinan di daerah kita,” imbuhnya.***(dik_RT.C)