Jadikan Alquran Pedoman Hidup

icon   Pada 26 September 2011 Bagikan ke :
27-August-2010

Bengkalis - Pemkab Bengkalis menggelar peringatan Nuzul Alquran yang dipusatkan di Masjid Istiqomah, Kamis (26/8) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis Ir H Herliyan Saleh MSc mengajak umat Islam menjadikan Alquran sebagai petunjuk dan pedoman dalam menjalan kehidupan.

‘’Setiap bulan Ramadan kita memperingati peristiwa Nuzul Quran, yakni turunnya kitab suci Alquran. Hendaknya momen bersejarah ini jangan hanya seremonial belaka. Tapi, mari kita jadikan momentum untuk menjadikan Alquran itu sebagai hujjah, petunjuk atau pedoman dalam menjalankan kehidupan kita,’’ imbau bupati.

Dijelaskan bupati, isi yang terkandung di dalam Alquran hendaklah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar umat Islam mendapat petunjuk dari Allah SWT. Apalagi surat pertama yang diwahyukan Allah melalui malaikat Jibril kepada baginda Rasullulah Muhammad SAW yaitu surat Al Iqra. Surat ini mengandung makna, bahwa umat Islam itu harus membaca agar pintar dan tidak ketinggalam zaman.

Untuk itu, kata bupati, umat Islam harus bisa membaca dan memahami isi yang terkandung di dalam Alquran, tentunya melalui pendidikan agama, seperti sekolah MDA, MTs dan MA. ‘’Pemkab sesuai dengan kemampuan yang dimiliki selalu berupaya memberikan perhatian terhadap pendidikan agama. Baik dalam bentuk pembangunan fisik maupun dalam bentuk honor kepada guru-guru agama,’’ ujar bupati.

Turut mendampingi bupati saat memperingati Nuzul Quran di Masjid Istiqomah, Plt Sekda H Mukhlis, Asisten I Burhanuddin, Asisten II Eldi Ramli, Asisten III HT Zainuddin, para kepala dinas dan badan di lingkungan Pemkab Bengkalis seperti Kadis

Pasar, Pertamanan dan Kebersihan H Najamuddin, Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga H Hermizon, Kepala BKD Hermanto Baran, H Umran, Kepala Distamben, H Arman dan para Kabag.

Tak Diragukan Sementara itu, Prof Suryan Jamrah dalam ceramahnya mengatakan, saat ini kebanyakan orang tua lebih risau ketika anaknya tidak bisa pelajaran matematika, fisika, kimia dan Bahasa Inggris, ketimbang anaknya tidak bisa membaca Alquran.

‘’Mereka rela mengeluarkan uang mendatangkan guru untuk les privat matematika, fisika, kimia dan Bahasa Inggris yang mencapai ratusan ribu per bulannya. Sementara untuk SPP MDA, yang jumlahnya tidak seberapa terkadang ada yang sampai menunggak beberapa bulan,’’ jelas ustad.

Dipaparkan dosen pasca sarjana UIN Suska Pekanbaru ini, padahal bisa membaca Alquran dan memahami isinya sangat penting. Karena Alquran itu merupakan pedoman hidup dalam mengarungi dunia ini sebagai bekal di akhirat nanti. ‘’Rasulullah telah menjamin bahwa umatnya tidak akan sesat jika perpedoman pada dua hal. Yakni, Alquran dan sunah beliau (hadist),’’ ujar Suryan Jamrah.

Ditegaskan, umat Islam tidak perlu ragu akan kebenaran Alquran, karena tidak satu pun di dunia ini yang bisa merubahnya seperti kitab-kitab sebelumnya. ‘’Allah telah memelihara Alquran sejak zaman Muhammad SAW hingga akhir zaman. Tidak satu pun yang bisa mengubahnya,’’ tegas Jamrah.

Pada kesempatan itu, Jamrah menegaskan bahwa Alquran itu pedoman untuk orang yang hidup, bukan untuk orang yang sudah mati.(evi)