BeritaKabupaten Bengkalis Raih Penghargaan dari BAN PAUD dan PNF Provinsi Riau
Target Akreditasi Tercapai 110,59 Persen:

Kabupaten Bengkalis Raih Penghargaan dari BAN PAUD dan PNF Provinsi Riau

Repost on : 20/11/2019 08:13 WIB | 15x
Foto Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdik Kabupaten Bengkalis Hj Akna Juita, menerima penghargaan dari BAN PAUD dan PNF Provinsi Riau, Selasa, 19 November 2019.

PEKANBARU – Sebuah pernghargaan atas prestasi gemilang di tingkat Provinsi Riau, pada tahun 2019 ini kembali diterima Kabupaten Bengkalis.

Penghargaan tersebut dimaksud kali diraih di bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Penididikan Non Formal (PAUD dan PNF).

Apresiasi dari tersebut diberikan Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Riau pada saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) II BAN PAUD dan PNF Provinsi Riau di Hotel Priemere Pekanbaru, Selasa, 19 November 2019.

Mewakili Kadis Pendidikan Kabupaten Bengkalis Edi Sakura, penghargaan tersebut diterima Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Hj Akna Juita.

“Alhamdulillah. Kabupaten Bengkalis mendapat pnghargaan sebagai salah satu kabupaten yang melebihi target dalam pencapaian akreditasi PAUD dan PNF di tahun 2019,” jelas istri Sekda Bengkalis H Bustami HY ini.

Katanya, pada tahun 2019 ini, target akreditasi hanya 170 lembaga. Sedangkan realisasi atau capaiannya 188 lembaga atau 110,59 persen.

Pada kesempatan itu, Akna Juita juta menandatangani kesepakatan untuk akreditasi di tahun 2020.

“Untuk 2020 targetnya 75 lembaga. Terdiri dari 51 PAUD, dan 11 Raudatul athfal (RA) atau jenjang pendidikan anak usia dini (yakni usia 6 tahun atau di bawahnya) dalam bentuk pendidikan formal.

Kemudian, 1 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 1 Pondok Pesantren, serta re akreditasi atau akreditasi ulang 11 lembaga.

“Insyaallah pada tahun 2021, 100 persen terakreditasi,” ujar Akna Juita, langsung dari Pekanbaru beberapa saat lalu melalui sambungan telepon.

Kepada lembaga yang pada tahun 2020 akan diakreditasi, Akna Juita berharap untuk mempersiapkan diri dari sekarang, dan tidak perlu ditakui.

“Akreditasi tidak untuk ditakuti, karena akreditasi hanya untuk mendorong sebuah lembaga agar selalu berupaya meningkatkan mutu program dan lembaganya secara bertahap, terencana, dan kompetitif,” jelasnya. #DISKOMINFOTIK