BeritaSiti Rahayu Sampaikan Pidato Mengenai Pencegahan Stunting Melalui 10 Program Pokok PKK

Siti Rahayu Sampaikan Pidato Mengenai Pencegahan Stunting Melalui 10 Program Pokok PKK

Repost on : 11/09/2019 22:13 WIB | 8x
Foto Siti Rahayu saat ikuti lomba pidato

PEKANBARU – Lomba pidato pada jambore kader PKK tingkat Provinsi Riau tahun 2019 diikuti oleh Siti Rahayu sebagai perwakilan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bengkalis Rabu, 11 September 2019 di Gendung Dharma Wanita jalan Diponegoro Pekanbaru.

Pada lomba pidato ini, setiap peserta diwajibkan membawa tema “Peranan Tim Penggerak PKK dalam Upaya Pencegahan Stunting melalui 10 Program Pokok PKK” dalam pidatonya.

Berbeda dengan kader PKK Kabupaten Bengkalis lainnya yang tampil diawal, Siti Rahayu tampil dengan undian sembilan dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Tak kalah dengan peserta lainnya, Siti Rahayu terlihat percaya diri berpidato dihadapan dewan juri.

Dengan leluasanya Siti Rahayu menggerakkan tangan seiiring dengan pidato yang disampaikannya, menandakan bahwa ia telah memiliki persiapan yang  matang untuk berpidato dihadapan dewan juri.

“Dewan juri yang arif lagi bijak sana, Bapak, Ibu Tim Penggerak dan Kader Kader PKK, hadirin yang berbahagia. Stunting adalah suatu kejadian yang perlu diwaspadai, karena stunting bukanlah masalah saat ini saja, tapi masalah yang dampak negatifnya  baru akan kita rasakan di masa yang akan dating,” ucap Siti Rahayu.

Lalu, Siti Rahayu mengajak untuk semua pihak turut memperhatikan masalah stunting sehingga melakukan pencegahan karena bukan hanya pemerintah, melainkan tugas bersama.

“Disinilah kita bisa menjalankan peran kita tim penggerak PKK,karena hal ini sejalan dengan 10 program pokok PKK, di antaranya program pangan,bagaimana kita mengolah makanan yang bahannya sederhana menjadi makanan yg B2SA( beragam bergizi sehat dan aman) jadi tidak ada alasan lagi bagi orang yang ekonominya bermasalah tidak bisa memberikan asupan gizi yang cukup untuk keluarganya. Bahkan bagi kelaurga yang terganggu ekonominya ada program kehidupan berkoprasi,UP2k solusinya.selanjutnya, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan ,kesehatan dan sebagainya,” lanjutnya. #DISKOMINFOTIK