09-February-2010
BENGKALIS - Bupati Bengkalis, H Syamsurizal mengaku belum mengantongi nama-nama siapa pejabat yang akan dilantik menggantikan H Sulaiman Zakaria, sebagai sekda Kabupaten Bengkalis.
Menurut Bupati, semuanya baru akan terjawab, setelah Sulaiman Zakaria resmi mundur dari jabatannya. Ditemui di Gedung Daerah, Senin (8/2) kemarin, Syamsurizal sedikit terperanjat ketika sejumlah wartawan menanyakan isu tentang mutasi pejabat di lingkup Pemkab Bengkalis, termasuk soal siapa pengganti Sulaiman Zakaria. "Mutasi, informasi dari mana. Kita belum akan melakukan mutasi," kata Syamsurizal.
Ditanya soal nama-nama yang sudah dikantonginya untuk menggantikan posisi sekda saat ini, Syamsurizal malah tertawa. Menurutnya, tidak harus mengantongi sejumlah nama untuk melantik sekda. "Macam nak melantik menteri saja, pakai kantongi sejumlah nama," jawab Syamsurizal sambil tertawa.
Yang jelas kata Syamsurizal, siapa calon yang akan menggantikan posisin Sulaiman Zakaria saat ini belum ditetapkan atau belum ada nama yang ditimang-timang. Pihaknya menunggu sampai, sekda saat ini Sulaiman Zakaria, resmi mengundurkan diri, baru akan dilantik pejabat yang baru. "Kita tunggu pak Sulaiman mengundurkan diri dulu, baru kita lantik pejabat yang baru," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelum ini, nama asisten III, Drs H Aryanto MP disebut-sebut bakal menggantikan posisi sekda saat ini. Nama Arianto makin berkibar seiring seringnya mantan kadis Kessos tersebut mewakili Sulaiman dalam beberapa kesempatan dan acara. Terkesan, Aryanto mendapat restu tidak langsung untuk menggantikan posisi Sulaiman.
Secara terpisah, tokoh pemuda Bukitbatu, M Husni Libra saat dimintai tanggapannya mengatakan, dirinya tidak terkejut seandainya memang H Arianto yang bakal menggantikan Sulaiman untuk posisi Sekda. Menurut dia, disamping persyaratan administratif yang sudah terpenuhi Arianto juga memiliki kelebihan lain yaitu low profile, mudah ditemui, dan rajin memenuhi undangan yang diadakan oleh masyarakat.
"Tidak banyak pejabat di Bengkalis ini yang mudah ditemui. Pak Arianto merupakan salah seorang pejabat yang menurut saya paling mudah ditemui dan ponselnya pun aktif 24 jam. Orangnya enak kalau diajak bertukar pikiran," kata Husni yang juga pengurus LSM Bahtera Melayu Bengkalis.
Kelebihan lainnya, Arianto merupakan sosok pejabat yang tidak neko-neko, patuh dan taat pada pimpinan. Arianto benar-benar menikmati posisinya sebagai PNS, dan tidak terlihat ambisius untuk menduduki posisi apapun di lingkungan Pemkab Bengkalis, apalagi untuk menjadi bupati.
"Sikap Pak Arianto yang seperti itu menurut saya sangat cocok untuk menjadi sekda, karena sekda itu notabene adalah pembantu. Jadi yang namanya pembantu tentu tidak boleh neko-neko, patuh dan taat pada atasan, dan yang penting adalah memahami keinginan dari atasannya," tutur Husni lagi. (wam)
BENGKALIS - Bupati Bengkalis, H Syamsurizal mengaku belum mengantongi nama-nama siapa pejabat yang akan dilantik menggantikan H Sulaiman Zakaria, sebagai sekda Kabupaten Bengkalis.
Menurut Bupati, semuanya baru akan terjawab, setelah Sulaiman Zakaria resmi mundur dari jabatannya. Ditemui di Gedung Daerah, Senin (8/2) kemarin, Syamsurizal sedikit terperanjat ketika sejumlah wartawan menanyakan isu tentang mutasi pejabat di lingkup Pemkab Bengkalis, termasuk soal siapa pengganti Sulaiman Zakaria. "Mutasi, informasi dari mana. Kita belum akan melakukan mutasi," kata Syamsurizal.
Ditanya soal nama-nama yang sudah dikantonginya untuk menggantikan posisi sekda saat ini, Syamsurizal malah tertawa. Menurutnya, tidak harus mengantongi sejumlah nama untuk melantik sekda. "Macam nak melantik menteri saja, pakai kantongi sejumlah nama," jawab Syamsurizal sambil tertawa.
Yang jelas kata Syamsurizal, siapa calon yang akan menggantikan posisin Sulaiman Zakaria saat ini belum ditetapkan atau belum ada nama yang ditimang-timang. Pihaknya menunggu sampai, sekda saat ini Sulaiman Zakaria, resmi mengundurkan diri, baru akan dilantik pejabat yang baru. "Kita tunggu pak Sulaiman mengundurkan diri dulu, baru kita lantik pejabat yang baru," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelum ini, nama asisten III, Drs H Aryanto MP disebut-sebut bakal menggantikan posisi sekda saat ini. Nama Arianto makin berkibar seiring seringnya mantan kadis Kessos tersebut mewakili Sulaiman dalam beberapa kesempatan dan acara. Terkesan, Aryanto mendapat restu tidak langsung untuk menggantikan posisi Sulaiman.
Secara terpisah, tokoh pemuda Bukitbatu, M Husni Libra saat dimintai tanggapannya mengatakan, dirinya tidak terkejut seandainya memang H Arianto yang bakal menggantikan Sulaiman untuk posisi Sekda. Menurut dia, disamping persyaratan administratif yang sudah terpenuhi Arianto juga memiliki kelebihan lain yaitu low profile, mudah ditemui, dan rajin memenuhi undangan yang diadakan oleh masyarakat.
"Tidak banyak pejabat di Bengkalis ini yang mudah ditemui. Pak Arianto merupakan salah seorang pejabat yang menurut saya paling mudah ditemui dan ponselnya pun aktif 24 jam. Orangnya enak kalau diajak bertukar pikiran," kata Husni yang juga pengurus LSM Bahtera Melayu Bengkalis.
Kelebihan lainnya, Arianto merupakan sosok pejabat yang tidak neko-neko, patuh dan taat pada pimpinan. Arianto benar-benar menikmati posisinya sebagai PNS, dan tidak terlihat ambisius untuk menduduki posisi apapun di lingkungan Pemkab Bengkalis, apalagi untuk menjadi bupati.
"Sikap Pak Arianto yang seperti itu menurut saya sangat cocok untuk menjadi sekda, karena sekda itu notabene adalah pembantu. Jadi yang namanya pembantu tentu tidak boleh neko-neko, patuh dan taat pada atasan, dan yang penting adalah memahami keinginan dari atasannya," tutur Husni lagi. (wam)