Menu

Bks
PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS
50px 50px
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Bengkalis jadi Lokasi Pembelajaran Konservasi Mangrove Internasional

Bengkalis jadi Lokasi Pembelajaran Konservasi Mangrove Internasional

Pada 04 Februari 2026 oleh Aldy Alfaraby

88192659824 img 20260204 153546

BENGKALIS - Global Mangrove Alliance (GMA) Indonesia Chapter, bersama LPHD Desa Teluk Pambang, menggelar diskusi “Pertukaran Pembelajaran Perlindungan dan Rehabilitasi Mangrove dalam Mendukung Country Proposition Indonesia” pada 3 – 5 Februari 2026 di Bengkalis, sekaligus melakukan lokal karya kunjungan lapangan ke Desa Teluk Pambang.

IMG 20260204

Menurut GMA, Pulau Bengkalis menjadi tempat strategis sebagai lokasi diskusi perlindungan dan rehabilitasi mangrove di level internasional.

Pulau Bengkalis telah cukup aktif dalam satu dekade terakhir melakukan berbagai upaya konservasi mangrove, salah satunya di Desa Teluk Pambang yang berhasil menekan laju degradasi mangrove hingga 96%, dari 27 hektare per tahun (2016-2021) menjadi hanya 1 hektare per tahun (2022-2024). Keberhasilan ini tak lepas dari peran pemerintah kabupaten dan desa, serta kelompok mangrove desa, yang berkomitmen melakukan rehabilitasi dan perlindungan mangrove.

IMG 20260204

Diskusi dalam kegiatan ini membahas berbagai kebijakan strategis terkait perlindungan dan rehabilitasi, yang mencakup regulasi, pendanaan, manfaat, serta dampak perekonomian masyarakat yang berkelanjutan dari projek tersebut.

Tujuan Country Proposition
Indonesia menjadi salah satu negara prioritas dalam inisiatif global “Mangrove Breakthrough” yang digagas oleh Global Mangrove Alliance (GMA) bekerja sama dengan UN Climate Change High-Level Champions, serta pemerintah, sektor swasta, dan donor. Inisiatif ini memiliki sebuah tujuan besar, yaitu konservasi 15 juta hektare hutan mangrove di seluruh dunia, melalui perlindungan, rehabilitasi, serta menurunkan laju degradasi mangrove.

IMG 20260204

Inisiatif GMA di Indonesia melibatkan sejumlah organisasi konservasi, yaitu Wetlands International Indonesia, Yayasan Konservasi Alam Nusantara, Konservasi Indonesia, dan Yayasan WWF Indonesia. Pada 2025 lalu, kolaborasi yang disebut sebagai GMA Indonesia Chapter telah menghasilkan Country Proposition Indonesia, sebuah konsep yang memuat informasi terkait landscape partnership, mekanisme pendanaan, dialog kebijakan, peningkatan kapasitas, serta implementasi perlindungan dan pengelolaan mangrove di Indonesia.

Indonesia ingin menunjukkan bahwa perlindungan mangrove bukan hanya untuk lingkungan, tetapi juga sebagai investasi iklim strategis yang memperkuat ketahanan sosial-ekonomi pesisir. Pertukaran pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi ajang tukar ilmu dalam aksi restorasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis alam. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan peserta internasional GMA dari empat negara, yaitu Amerika Serikan, Belanda, Filipina, dan Spanyol.

IMG 20260204

Lokakarya dibuka oleh Kepala UPT KPH Bengkalis Pulau, Muhammad Padli, Selasa 3 Februari 2026, di Restoran Hotel Berlian Bengkalis. Pada kesempatan itu, Padli mengatakan bahwa pentingnya keberadaan hutan mangrove ini sebagai benteng abrasi Pulau Bengkalis. Menurutnya, dengan terjaganya ekosistem mangrove secara baik, ekosistem dapat menghasilkan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat pesisir.

"Kita UPT KPH Bengkalis Pulau tentunya menyambut baik dengan digelarnya kegiatan ini di Pulau Bengkalis, kita berharap kegiatan ‘Pertukaran Pembelajaran Perlindungan dan Rehabilitasi Mangrove dalam Mendukung Country Proposition Indonesia’, dapat membangkitkan gairah atau semangat para pelaku restorasi mangrove di Pulau Bengkalis," ujarnya.
Selain itu, Padli berharap setiap kegiatan mangrove ini diminta untuk melibatkan para pelajar yang ada di wilayah pesisir Pulau Bengkalis. "Kita perlu mensosialisasikan kegiatan mangrove ini lebih luas, dengan melibatkan para generasi kita yang akan menjadi penerus terhadap pelestarian, perlindungan maupun rehabilitasi mangrove di Pulau Bengkalis,"ujarnya.

IMG 20260204

Sementara itu, perwakilan dari Dinas LHK Provinsi Riau, Irzal Fakhrozi, turut menyambut baik atas diselenggarakan lokakarya ini. "Harapan kami dengan adanya acara ini kita bisa sharing serta berbagi cerita, informasi, pengalaman, pengetahuan tentang perlindungan dan rehabilitasi mangrove. Dengan demikian ilmu yang di-sharing hari ini menambah referensi kita yang dapat diterapkan di daerah kita masing-masing terutama wilayah pesisir yang ada di Provinsi Riau," ujarnya.

IMG 20260204

Ketua Yayasan Lahan Basah (YLB), Apri Susanto Astra, mengatakan bahwa salah satu alasan dilakukan diskusi di Bengkalis, karena Pulau Bengkalis memiliki paket lengkap untuk kegiatan konservasi, restorasi dan rehabilitasi mangrove. Apri mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pembelajaran, pengalaman serta pandangan terkait perlindungan dan rehabilitasi mangrove dari masing-masing organisasi maupun NGO baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Setelah sharing ini, kami berharap ada masukan atau memberikan pandangan baru untuk organisasi yang lain, sehingga dapat mencapai target tujuan pengolahan restorasi mangrove arahnya lebih baik dan tepat," ujarnya.

IMG 20260204

Selanjutnya Partnership Coordinator YKAN, Fadil Nandila, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan melahirkan sebuah konsep baru atau terobosan terhadap kegiatan perlindungan dan rehabilitasi mangrove.

"Mudah-mudahan dari pertemuan ini kita ketemu konsep baru yang bisa kita aplikasikan di beberapa wilayah, hari ini kita belajar bareng, guna mencapai tujuan bersama, sehingga kegiatan restorasi mangrove ini benar-benar berhasil kita diterapkan secara berkelanjutan," ujar Fadil.

IMG 20260204

Usai berdiskusi, rombongan GMA langsung melanjutkan kunjungan ke lapangan, di kawasan wisata mangrove Kelompok Konservasi Paghet Seghagah, Desa Kelapapati. Tiba di Lokasi, rombongan disambut langsung Ketua Kelompok Konservasi Paghet Seghagah, Rio Pernandes, bersama Ketua LSM Bahtera Melayu, Defitri Akbar.

Kesempatan itu, Rio mengucapkan selamat datang kepada rombongan Global Mangrove Aliansce Indonesia Chapter. Kemudian Rio juga menjelaskan secara singkat tentang histori terbentuknya Kelompok Konservasi Paghet Seghagah hingga berlangsung saat sekarang. Selanjutnya, ia juga mengajak rombongan untuk melihat kawasan konservasi mangrove yang sudah dilakukan sekaligus menuju ke spot pancing Paghet Seghagah.

Sebagai Informasi tambahan kegiatan lokakarya kunjungan lapangan ini berlangsung selama empat hari, dari 2 sampai 3 Februari 2026. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Camat Bantan Rafli Kurniawan, PSDKP Wilayah II  Bengkalis Eldy Saputra, Kadis Kominfotik Bengkalis diwakili Kabid SDKI Pra Rezeki Indra Muda, Pj. Kepala Desa Teluk Pambang Sariyono, dan Ketua LPHD Teluk Pambang Indra.

Kemudian dari GMA, turut hadir Elena Katherine Roddom, Dominic Charles Jhon Wodehouse, Irene Kingma, dan James Benjamin Christ. Sementara dari GMA Chapter Indonesia di antaranya YLBA (Aji Nuralam Dwisutono dan Muhammad Romadhon), YKAN (Aji Wahyu Anggoro, Taufik Hidayat, Syidik Fahmi, dan Syifa Ardhita Mahardhika), Konservasi Indonesia (Arsen Makoni), dan Yayasan WWF Indonesia (Aditya Benyamin, Sugiyanta), serta turut hadir juga perwakilan dari Yayasan Gambut Mulyadi. Selanjutnya Ketua dan Anggota LPHD Desa Teluk Pambang, Kembung Luar, Kembung Baru, serta tamu undangan lainnya.#DISKOMINFOTIK.

IMG 20260204
IMG 20260204
IMG 20260204
IMG 20260204
IMG 20260204
IMG 20260204
IMG 20260204
IMG 20260204
IMG 20260204