Menu

Bks
PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS
Logo riau provinsi riau National emblem of indonesia garuda
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Buka FGD KPJU Unggulan UMKM. Bupati Bengkalis Tegaskan Pengembangan UMKM Harus Berbasis Data

Buka FGD KPJU Unggulan UMKM. Bupati Bengkalis Tegaskan Pengembangan UMKM Harus Berbasis Data

Pada 27 Agustus 2026 oleh Aldy Alfaraby

M5


BENGKALIS – Bank Indonesia bersama Center Survey Academy Development (CSAD) Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, UIN Sultan Syarif Kasim Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penelitian Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Provinsi Riau.

20916314270_IMG 20260827

Kegiatan ini dibuka Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri. di Ruang Rapat Hang Tuah, Kantor Bupati Bengkalis, Kamis, 27 Agustus 2026.

Bupati menggarisbawahi agar program pemberdayaan tidak berjalan berdasarkan asumsi, melainkan berdasarkan data dan kebutuhan nyata di lapangan. Setiap kendala UMKM harus dijawab dengan solusi yang spesifik.

79019811474_IMG 20260827

"Jika masalahnya pembiayaan maka dihadirkan solusi permodalan yang tepat.
Jika masalahnya kualitas produk maka diberikan pelatihan peningkatan kapasitas.
Jika masalahnya kemasan dan pemasaran maka didorong melalui program branding dan digitalisasi. Jika masalahnya akses pasar maka dibangun jejaring pemasaran yang lebih luas," papar Johan

"Jika masalahnya teknologi produksi maka didorong penerapan teknologi yang sesuai.
Jika masalahnya kapasitas pelaku usaha maka dipastikan hadirnya pembinaan yang tepat sasaran," sambungnya.

33173562380_IMG 20260827

Bupati berharap hasil penelitian KPJU Unggulan ini tidak berakhir menjadi dokumen di atas kertas. Dokumen ini harus menjadi rujukan utama dalam perencanaan program, pengambilan kebijakan, pengembangan investasi, penguatan pembiayaan, hingga pembinaan UMKM di lapangan.

Untuk mewujudkannya, Bupati meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan segera menindaklanjuti hasil FGD ini.

Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan ekosistem yang solid. Perbankan berperan dalam pembiayaan, perguruan tinggi dalam riset dan pendampingan, dunia usaha dalam membuka pasar, serta komunitas dalam menguatkan pelaku usaha.

"Sinergi ini diharapkan mampu mengubah usaha keluarga menjadi usaha yang membuka lapangan pekerjaan, serta menciptakan produk yang memiliki daya saing tinggi lewat inovasi, digitalisasi, dan kualitas yang terjaga," pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Direktur Center Survey Academy Development, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, UIN Sultan Syarif Kasim Riau Dr. Ade Ria Nirmala, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis Mohammad Azmir dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Bengkalis Asnurial.#DISKOMINFOTIK