- Beranda ›
- Berita ›
- Buka FGD KPJU Unggulan UMKM. Bupati Bengkalis Tegaskan Pengembangan UMKM Harus Berbasis Data
Buka FGD KPJU Unggulan UMKM. Bupati Bengkalis Tegaskan Pengembangan UMKM Harus Berbasis Data
Pada 27 Agustus 2026 oleh Aldy Alfaraby
BENGKALIS – Bank Indonesia bersama Center Survey Academy Development (CSAD) Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, UIN Sultan Syarif Kasim Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penelitian Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Provinsi Riau.

Kegiatan ini dibuka Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri. di Ruang Rapat Hang Tuah, Kantor Bupati Bengkalis, Kamis, 27 Agustus 2026.
Bupati menggarisbawahi agar program pemberdayaan tidak berjalan berdasarkan asumsi, melainkan berdasarkan data dan kebutuhan nyata di lapangan. Setiap kendala UMKM harus dijawab dengan solusi yang spesifik.


Bupati berharap hasil penelitian KPJU Unggulan ini tidak berakhir menjadi dokumen di atas kertas. Dokumen ini harus menjadi rujukan utama dalam perencanaan program, pengambilan kebijakan, pengembangan investasi, penguatan pembiayaan, hingga pembinaan UMKM di lapangan.
Untuk mewujudkannya, Bupati meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan segera menindaklanjuti hasil FGD ini.
Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan ekosistem yang solid. Perbankan berperan dalam pembiayaan, perguruan tinggi dalam riset dan pendampingan, dunia usaha dalam membuka pasar, serta komunitas dalam menguatkan pelaku usaha.
"Sinergi ini diharapkan mampu mengubah usaha keluarga menjadi usaha yang membuka lapangan pekerjaan, serta menciptakan produk yang memiliki daya saing tinggi lewat inovasi, digitalisasi, dan kualitas yang terjaga," pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan ini Direktur Center Survey Academy Development, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, UIN Sultan Syarif Kasim Riau Dr. Ade Ria Nirmala, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis Mohammad Azmir dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Bengkalis Asnurial.#DISKOMINFOTIK