Jadi Narasumber TOT KHA, Yuhelmi Sampaikan Kebijakan Pemkab Soal Pengembangan Kota Layak Anak

icon   Pada 13 Agustus 2019 Bagikan ke :

BENGKALIS - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis Yuhelmi menjadi narasumber  T raining Of Trainer Konvesi Hak Anak (TOT KHA).

Training Of Trainer Konvesi Hak Anak yang diselenggarakan selama tiga hari ini, diikuti sekitar 30 peserta dengan latar profesi yang berbeda-beda, selain Yuhelmi terdapat pula 2 narasumber lainnya asal Jakarta.

Materi yang disampaikan Yuhelmi adalah terkait Kebijakan Pemerintah kabupaten Bengkalis dalam Pengembangan Kota Layak Anak.

Yuhelmi yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menjelaskan ada lima prinsip Pengembangan KLA.

lima prisip tersebut adalah Non Diskriminasi, Kepentingan yang terbaik untuk Anak, Hak untuk hidup, Kelangsungan hidup dan perkembangan, Penghargaan terhadap pendapat anak danTata Pemerintahan yang baik.

Adapun strategi pengembangan KLA, sambungnya, dengan cara pengintegrasian hak-hak anak ke dalam setiap proses penyusunan kebijakan, program dan kegiatan, juga dalam setiap tahapan pembangunan, baik perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan maupun pemantauan dan evaluasi.

"Tak hanya itu, strategi lainnya yakni dengan mengintegrasikan hak-hak anak ke dalam setiap program kegiatan di tingkatan wilayah, mulai dari nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa/kelurahan," terangnya