Menu

Bks
PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS
Logo riau provinsi riau National emblem of indonesia garuda
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Lantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni Tegaskan Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Lantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni Tegaskan Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Pada 13 Agustus 2026 oleh Aldy Alfaraby

A2

MANDAU – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menegaskan keterbatasan fiskal dan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kasmarni saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bengkalis Periode 2025–2028 yang dirangkaikan dengan Pertemuan Ilmiah Berkala (PIB) V Tahun 2026, di Hotel Amadeo Duri, Kecamatan Mandau, Minggu 9 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Benni Andica Surya resmi dilantik sebagai Ketua IDI Cabang Bengkalis Periode 2025–2028 bersama jajaran pengurus lainnya. Pelantikan dilakukan oleh Ketua IDI Wilayah Riau, dr. Marham Effendi.

49721708160_9ed630ee7d35f6fabf4d92c6ae95e7cfb016122d0a6a70ffb4602a7de70fe636

Atas pelantikan tersebut, Bupati Kasmarni menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan IDI Bengkalis mampu menjaga marwah dan kehormatan profesi dokter, sekaligus memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta kontribusi dalam pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Bengkalis.

Menurut Kasmarni, kesehatan merupakan salah satu fondasi utama dalam pembangunan manusia. Untuk itu, IDI Bengkalis diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam membangun sistem kesehatan yang kuat, berkualitas, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Keterbatasan anggaran jangan menjadi alasan untuk menurunkan standar pelayanan. Mari kita buktikan bahwa dengan sumber daya yang terbatas, kita tetap mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, manusiawi dan profesional,” tegasnya.

15887375005_1313cbb5ca0638f2b4738052682d42d42cfcca25e52db9b044811674f16ad6f7

Lebih lanjut, Kasmarni mendorong para dokter untuk memperluas peran, tidak hanya memberikan pelayanan ketika masyarakat sakit, tetapi juga aktif dalam upaya promotif dan preventif.

Para dokter, lanjutnya, perlu lebih aktif turun ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi sekaligus membangun kesadaran tentang pentingnya pola hidup sehat. Upaya tersebut dinilai penting dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan, seperti stunting, kesehatan ibu dan anak, persoalan gizi, penyakit menular maupun penyakit tidak menular.

“Bukan hanya mengobati ketika masyarakat sakit, tetapi ikut hadir mencegah, mengedukasi, dan membangun masyarakat agar tetap sehat,” ujarnya.

Bupati Kasmarni juga mengajak IDI Bengkalis untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, berbagai persoalan kesehatan tidak dapat diselesaikan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh tenaga kesehatan dan organisasi profesi.

“Jika ada persoalan, mari kita duduk bersama. Jika ada keterbatasan, mari kita cari solusi bersama. Jika ada inovasi, mari kita kembangkan bersama. Dan jika ada keberhasilan, mari kita persembahkan bersama untuk masyarakat,” ajaknya.

13285454659_4f499d4495524755176b0bdecfded5e206792b11538358b9722d6d29ce511847

Pelantikan Pengurus IDI Cabang Bengkalis tersebut turut dirangkaikan dengan Pertemuan Ilmiah Berkala (PIB) V Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para dokter untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi, sekaligus memperkuat jejaring serta kolaborasi antarinsan kesehatan di Kabupaten Bengkalis.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kasmarni juga berkesempatan mencabut undian doorprize bagi peserta dan undangan. Salah satu hadiah yang disiapkan berupa sepeda, sehingga menambah semarak rangkaian kegiatan.

Menutup sambutannya, Bupati Kasmarni berharap kepengurusan IDI Bengkalis Periode 2025–2028 dapat menjadi penggerak dalam memperkuat profesi kedokteran sekaligus memperkokoh sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah.

Sinergi tersebut, tegasnya, harus bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses, berkualitas, manusiawi, dan profesional bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis.

“Dokter sehat, masyarakat kuat. Pelayanan berkualitas, Bengkalis semakin hebat,” pungkasnya.

12246484788_97b72e7ea0f03e256784156933545d1844831b4a68142be03d0f77e84f3e47b9

Turut mendampingi Bupati Bengkalis, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Ermanto, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkalis Salman Alfarisi, Kepala BPKAD Kabupaten Bengkalis Aready, Direktur RSUD Mandau drg. Sylvia Anggraini, Direktur RSUD Bengkalis dr. Azahari Effendi, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, Camat Pinggir Zama Riko Dakanahay, Camat Talang Muandau Heru Syafrian, serta para dokter dari rumah sakit umum daerah maupun rumah sakit swasta se-Kabupaten Bengkalis.#DISKOMINFOTIK

75789425188_77175c8a745c5e3866e616633638049e2128706481d5a541190f2d847dc48380