Pelantikan Kepala Sekolah dan Pengawas

icon   Pada 26 September 2011 Bagikan ke :
06-April-2010

Kadisdik: Jangan seperti manajemen Sate
Bengkalis - Bupati Bengkalis Drs. H Syamsurizal, MM mengatakan bahwa kepemimpinan Kepala Sekolah merupakan salah satu indicator kemajuan sekolah. Manajemen yang baik itu adalah bila pekerjaan yang ada dilaksanakan bersama-sama antara guru dan kepala sekolah.

“Jangan seperti manajemen sate. Tukang potong daging dia, tukang masak dia, yang menjual dia juga. Semuanya dilakukan sendiri tanpa melibatkan orang lain. Artinya kepala sekolah bekerja sendiri tanpa melibatkan dan menghiraukan guru-guru yang ada di sekolah tersebut”, demikian dikatakan Bupati dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Pendidikan Saari saat melantik Kepala Sekolah dan Pengawas bertempat di Aula lantai II Dinas Pendidikan, Selasa (6/4).

Lebih jauh dikatakannya, untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas harus melibatkan semua komponen yang ada di sekolah, termasuk guru.

“Kepala sekolah harus mampu ‘merangkul’ semua komponen tersebut termasuk memfungsikan semua guru dengan baik. Jangan malu bertanya kepada guru yang lebih mengerti, dan jangan gengsi. Bila ini saudara lakukan, saudara akan berhasil jadi pemimpin”, jelasnya.

Menjadi pemimpin itu mudah dan sulit. Mudah jika kepala sekolah tahu apa yang mesti dikerjakannya.

“Sebaliknya menjadi kepala sekolah itu akan sulit jika seorang kepala sekolah tidak memiliki pengetahuan tentang leadership. Ilmu kepemimpinan itu mudah dipelajari termasuk dari pengalaman selama menjadi guru biasa”, jelas saari.

Kepada kepala sekolah dan pengawas yang baru dilantik, saari memberi waktu selama 3 bulan untuk menunjukkan kinerja.

“Saya beri waktu 3 bulan bagi saudara untuk menunjukkan kinerja dan prestasi. Bila tak mampu, akan dikembalikan menjadi guru biasa seperti semula. Untuk itu, kelolalah sekolah dengan baik dengan kerja keras, inovasi, kreatif, dan penuh kebersamaan”, jelasnya.

Kepada guru-guru yang kepala sekolahnya baru dilantik, saari minta untuk sama-sama mendukung terwujudnya proses pendidikan yang baik.

“Dukunglah dengan kerja sama yang baik. Tapi bila kepala sekolahnya yang tak mampu dan penuh dengan konflik, laporkan saja kepada saya, kami siap mencopot kepala sekolah ybs jika betul-betul terbukti tak mampu”, pintanya.

Pada bagian lain, saari juga mengatakan, kepala sekolah pada dasarnya adalah guru biasa yang diberi tambahan tugas sedikit saja.

“Kepala sekolah itu ya guru juga, dan sewaktu-waktu dapat dijadikan guru biasa kembali. Itu lumrah dan tidak ada yang luar biasa. Jangan lupa itu, saudara adalah guru juga. Dan kewajiban utama saudara adalah sebagai guru yaitu mengajar sebagaimana guru lainnya. Jangan lupakan itu semua”, jelasnya.

Pada kesempatan ini, dilantik 27 orang kepala sekolah dan 3 pengawas. Kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 17 orang kepala SD untuk Kecamatan Bengkalis, Bukitbatu, Siak kecil, dan pinggir. Kemudian 10 orang kepala SMP untuk kecamatan Pinggir, Bengkalis, Mandau, siak Kecil dan Bukitbatu. Sementara Pengawas TK/SD yaitu, Irmanusah, pengawas Kecamatan Bengkalis, Zulkifli, pengawas kecamatan Rupat, dan Syamsurizal, pengawas kecamatan Mandau.

Hadir dalam acara antara lain, Sekretaris Zulfadli, Kabid Sofyan Said dan Nasir, serta Ka BKD yang diwakili kabid Mutasi ahmad Toha.

sumber bagian humas