Pendidikan Bukan Hanya Tanggungjawab Pemerintah

icon   Pada 26 September 2011 Bagikan ke :
03-May-2010

Bengkalis - Masalah pendidikan bukan hanya merupakan tanggungjawab pemerintah. tetapi merupakan tanggungjawab bersama antara pemerintah atau sekolah, masyarakat dan orang tua. Sinergi ketiga komponen tersebut berperan penting dan sangat menentukan keberhasilan peningkatan kualitas pendidikan.

Demikian dikatakan Plt Sekretaris Daerah, H Mukhlis usai menghadiri acara perpisahan Kelas IX SMP Negeri 1 Bengkalis yang dilaksanakan di Balai Kesenian Cik Puan Bengkalis, Sabtu (1/5) lalu.

Sejalan dengan upaya Pemkab Bengkalis yang menjadi pembangunan sektor pendidikan sebagai prioritas utama, Mukhlis mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para orang tua di daerah ini, untuk terus meningkatkan kontribusi dalam menyukseskan pembangunan yang memiliki kaitan erat dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) tersebut.

Berkaitan peran keluarga, Mukhlis mengatakan, keluarga atau orang memiliki peran yang sangat penting bagi kemajuan pendidikan anaknya. Khususnya, saat mereka berada di luar jam sekolah.

Hal ini dikata Mukhlis, karena saat ini ada sebagian orang tua yang lebih banyak mempercayakan masalah keberhasilan pendidikan anaknya hanya kepada pihak sekolah. Meraka kurang memiliki kepedulian terhadap bagaimana proses belajar mengajar anaknya saat berada di rumah.

“Pendidikan di dalam keluarga akan selalu mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya watak, budi pekerti, dan kepribadian seorang anak. Pendidikan yang diterima dalam keluarga akan di gunakan oleh anak sebagai dasar untuk mengikuti pendidikan di sekolah. Keberhasilan anak di sekolah, tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan pendidikannya di rumah“, kata Mukhlis.

Menyinggung peran masyarakat di daerah ini dalam memajukan pendidikan, Mukhlis mengatakan sudah baik. Hal ini diantaranya dapat dilihat dari telah terbentuknya Komite Sekolah yang merupakan wakil masyarakat dalam membantu sekolah di setiap sekolah.

Namun demikian, kata mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis ini, untuk di sebagian sekolah, peran tersebut belum maksimal. “Untuk sebagian sekolah, keberadaan Komite Sekolah belum berfungsi dan berperan sebagaimana yang diharapkan”, katanya.

Oleh sebab itu, sejalan dengan kian besar dan kompleks tantangan dan permasalahan yang dihadapi untuk memajukan dan meningkatkan keberhasilan pembangunan pendidikan, Mukhlis mengajak seluruh pengurus Komite Sekolah di daerah ini dapat meningkatkan fungsi dan peran dimaksud.

Sementara ini, Kepala SMP Negeri 1 Bengkalis, H Ahmad, menjelaskan, untuk tahun akaran 2009/2010 ini siswa-siswi di sekolah yang pimpinnya itu yang mengikuti ujian nasional, sebanyak 326 orang. Terdiri dari 155 orang siswa dan 171 orang siswi.

Ketika ditanya perkiraan tingkat kelulusan, kepala sekolah yang bertatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ini, tidak dapat memprediksinya. “Harapan kita tidak satu orang pun yang tidak lulus”, katanya Ahmad seraya mengatakan pengumuman hasil ujian tersebut pada 7 Mei yang akan datang.

sumber bagian humas