Wabup Bengkalis Lantik Pengurus Cabang Porlasi

icon   Pada 30 September 2011 Bagikan ke :

23-May-2011

BENGKALIS- Sebanyak 18 orang Pengurus Cabang Persatuan Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kabupaten Bengkalis periode 2011-2015 resmi dilantik Wakil Bupati Bengkalis selaku Ketua Umum Pengurus Daerah Provinsi Riau. Ketua Umum terpilih Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bengkalis, Muhammad Amin ditantang mampu mencetak atlet layar yang tangguh.

Demikian diungkapkan Ketua Pengda Porlasi Riau, Suayatno, pada acara pelantikan Pengcab Porlasi Kabupaten Bengkalis, di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja di Laut, Senin (23/5/11) petang. Juga dihadiri sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Bengkalis.

Diungkapkannya, olahraga layar di daerah ini tergolong baru, namun secara geografis Bengkalis merupakan memiliki kawasan potensi perairan dan kelautan sebagai salah satu sarana olahraga layar. Melihat potensi tersebut, Pengcab Porlasi Bengkalis harus bisa mencetak atlet layar dengan cara merekrut generasi muda dari kawasan pesisir.

“Makanya, pada kesempatan ini, saya menantang pengurus Porlasi Bengkalis untuk menggali potensi olahraga layar, guna mendapatkan atlet layar yang tangguh,” ungkap Suayatno.

Dipaparkan Suayatno, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Bengkalis maupun Pengcab lain terkait target perolehan medali emas pada PON 2012 mendatang. Pengda Porlasi Riau mematok dua medali emas. Dan berharap agar para pengurus tidak boleh lengah dan terlena dengan target tersebut, mengingat persaingan dalam cabang olahraga ini tergolong banyak yang lebih tangguh.

“Untuk memenuhi target itu, Porlasi Riau sudah menyiapkan 8 atlet, saat ini tengah melakukan pemusatan latihan di Jakarta. Kita terus memantau setiap perkembangan hasil pembinaan yang dilakukan selama ini,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, mengungkapkan, Pemkab Bengkalis sangat mendukung program pengembangan cabang olahraga layar ini. Mengingat wilayah Kabupaten Bengkalis sebagian besar adalah kawasan perairan dan kelautan, kondisi ini merupakan potensi besar untuk pengembangan cabang olahraga tersebut.

Hanya saja olahraga layar masih tergolong cabang olahraga baru di Kabupaten Bengkalis. Tentunya, kondisi merupakan tantangan bagi pengurus Porlasi Bengkalis dalam mengembangkan dan memperkenalkan olahraga layar kepada masyarakat.

“Kita mempunyai komitmen besar dalam memajukan dan mempopulerkan cabang olahraga layar. Pada tahun ini kita mulai membangun sarana dan fasilitas pendukung olahraga layar, tepatnya di Pantai Selatbaru. Insyaallah menjelang penyelenggaran Kejurnas, fasilitas yang ada sudah bisa digunakan,” ujarnya.***(rls/dik_RT.C)