29-April-2010
Bengkalis - Mulai Sabtu, 1 Mei lusa, secara nasional akan dilaksanakan Sensus Penduduk (SP) 2010. Tidak terkecuali di Kabupaten Bengkalis. Sehubungan dengan itu, Bupati Bengkalis, Dr H Syamsurizal, meminta seluruh warganya untuk berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan yang akan berlangsung hingga 30 Mei mendatang.
Sebagai bentuk dukungan agar SP 2010 di Kabupaten Bengkalis sukses, Syamsurizal berharap agar keluarga atau rumah tangga yang menjadi objek atau responden SP 2010, agar menerima kedatangan petugas SP 2010 kediaman masing-masing dengan baik serta memberikan data dan informasi yang diperlukan secara benar.
“Mengingat betapa pentingnya data dan informasi yang ingin dikumpulkan dalam SP 2010 untuk berbagai aspek dan kebijakan pembangunan ke depan, maka apapun data dan informasi yang diperlukan petugas SP, mohon agar dapat berikan dengan jujur dan benar”, pasan Syamsurizal, Rabu (28/4).
Syamsurizal mengingatkan, SP 2010 merupakan program pemerintah untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, kegiatan tersebut sepenuhnya dibiayai pemerintah. Artinya, bagi masyarakat, SP 2010 ini tidak dipungut bayaran satu rupiah pun alias gratis.
Pada bagian lain, Syamsurizal juga meminta agar para petugas SP 2010 dalam melaksanakan tugasnya kiranya dapat menyesuaikan dengan kemungkinan ada tidaknya keluarga yang akan dikunjungi di rumah.
Sebagai contoh, kata Syamsurizal, untuk warga yang memiliki jam kerja tertentu, sebaiknya tidak didatangi pada saat jam kerja dimaksud. “Bila diketahui keluarga tersebut adalah seorang pegawai negeri sipil, sebaiknya jangan didatangi setelah yang bersangkutan pulang kantor. Kecuali di hari libur”, pesanya.
Selanjutnya, kepada aparatur di jajaran Pemkab Bengkalis, tokoh masyarakat, pemuka agama, Syamsurizal berpesan agar dapat memberikan advokasi kepada masyarakat di sekitarnya akan arti penting SP 2010.
Khusus kepada pengurus rumah ibadah, misalnya pengurus masjid, kiranya advokasi atau penjelasan itu dapat disampaikan kepada para jemaahnya. “Umpamanya sesaat sebelum pelaksanaan sholat Jum’at”, himbaunya.
Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkalis, Budianto menjelaskan, untuk pelaksanaan SP 2010 di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, pihaknya akan menurunkan 1.451 orang petugas sensus.
“Ke-1.451 petugas tersebut terdiri pengumpul data, pengawas lapangan dan koordinator lapangan. Mereka adalah warga di wilayah sensus setempat”, kata Budianto ketika pelaksanaan kegiatan sosialisasi SP 2010 di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut, belum lama ini.
sumber bagian humas
Bengkalis - Mulai Sabtu, 1 Mei lusa, secara nasional akan dilaksanakan Sensus Penduduk (SP) 2010. Tidak terkecuali di Kabupaten Bengkalis. Sehubungan dengan itu, Bupati Bengkalis, Dr H Syamsurizal, meminta seluruh warganya untuk berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan yang akan berlangsung hingga 30 Mei mendatang.
Sebagai bentuk dukungan agar SP 2010 di Kabupaten Bengkalis sukses, Syamsurizal berharap agar keluarga atau rumah tangga yang menjadi objek atau responden SP 2010, agar menerima kedatangan petugas SP 2010 kediaman masing-masing dengan baik serta memberikan data dan informasi yang diperlukan secara benar.
“Mengingat betapa pentingnya data dan informasi yang ingin dikumpulkan dalam SP 2010 untuk berbagai aspek dan kebijakan pembangunan ke depan, maka apapun data dan informasi yang diperlukan petugas SP, mohon agar dapat berikan dengan jujur dan benar”, pasan Syamsurizal, Rabu (28/4).
Syamsurizal mengingatkan, SP 2010 merupakan program pemerintah untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, kegiatan tersebut sepenuhnya dibiayai pemerintah. Artinya, bagi masyarakat, SP 2010 ini tidak dipungut bayaran satu rupiah pun alias gratis.
Pada bagian lain, Syamsurizal juga meminta agar para petugas SP 2010 dalam melaksanakan tugasnya kiranya dapat menyesuaikan dengan kemungkinan ada tidaknya keluarga yang akan dikunjungi di rumah.
Sebagai contoh, kata Syamsurizal, untuk warga yang memiliki jam kerja tertentu, sebaiknya tidak didatangi pada saat jam kerja dimaksud. “Bila diketahui keluarga tersebut adalah seorang pegawai negeri sipil, sebaiknya jangan didatangi setelah yang bersangkutan pulang kantor. Kecuali di hari libur”, pesanya.
Selanjutnya, kepada aparatur di jajaran Pemkab Bengkalis, tokoh masyarakat, pemuka agama, Syamsurizal berpesan agar dapat memberikan advokasi kepada masyarakat di sekitarnya akan arti penting SP 2010.
Khusus kepada pengurus rumah ibadah, misalnya pengurus masjid, kiranya advokasi atau penjelasan itu dapat disampaikan kepada para jemaahnya. “Umpamanya sesaat sebelum pelaksanaan sholat Jum’at”, himbaunya.
Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkalis, Budianto menjelaskan, untuk pelaksanaan SP 2010 di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, pihaknya akan menurunkan 1.451 orang petugas sensus.
“Ke-1.451 petugas tersebut terdiri pengumpul data, pengawas lapangan dan koordinator lapangan. Mereka adalah warga di wilayah sensus setempat”, kata Budianto ketika pelaksanaan kegiatan sosialisasi SP 2010 di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut, belum lama ini.
sumber bagian humas